
TANGERANG – Agung Sedayu Group (ASG) bersama Yayasan Buddha Tzu Chi membagikan sebanyak 500 ribu masker secara gratis kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian dan kesiapsiagaan menghadapi potensi paparan abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Aksi kemanusiaan yang mengusung semangat “ASG untuk Indonesia” tersebut menyasar masyarakat umum, pekerja lapangan, hingga kelompok yang memiliki aktivitas tinggi di ruang terbuka.
Masker didistribusikan kepada sejumlah kelompok, di antaranya karyawan Agung Sedayu Group, pekerja outsourcing, petugas keamanan, pekerja taman, frontliner, pengemudi ojek online, serta masyarakat di wilayah sasaran.
Distribusi bantuan dilakukan di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) dan sejumlah wilayah Kabupaten Tangerang, khususnya Kecamatan Teluknaga, Kosambi, Mauk, dan Sukadiri.
500 Ribu Masker, Wujud Kepedulian untuk Masyarakat
CEO Agung Sedayu Group Richard Kusuma mengatakan, situasi kebencanaan menjadi pengingat pentingnya solidaritas dan kehadiran nyata dunia usaha di tengah masyarakat.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi momentum bagi berbagai pihak untuk saling menguatkan dan memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Agung Sedayu Group berkomitmen untuk memberikan dukungan nyata kepada masyarakat yang terdampak, sebagai bagian dari kepedulian dan tanggung jawab sosial kami kepada masyarakat,” ujar Richard.
Hal senada disampaikan CEO Agung Sedayu Group Natalia Kusumo. Ia berharap pembagian masker dapat menjadi salah satu bentuk perlindungan awal bagi masyarakat dalam menghadapi paparan abu vulkanik.
“Di saat masyarakat membutuhkan, kepedulian harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Melalui pembagian masker ini, kami berharap dapat membantu memberikan perlindungan bagi masyarakat dari paparan abu vulkanik serta mendukung upaya menjaga kesehatan masyarakat di wilayah terdampak,” ujar Natalia.
Dorong Kolaborasi dalam Penanganan Bencana
Selain menyalurkan bantuan, ASG juga mendorong penguatan koordinasi antara dunia usaha, organisasi kemanusiaan, pemerintah, masyarakat, dan para pemangku kepentingan.
Deputy CEO Agung Sedayu Group Evelina Setiawan mengatakan, kolaborasi diperlukan agar respons terhadap situasi kebencanaan dapat dilakukan secara cepat, terpadu, dan menyesuaikan perkembangan di lapangan.
“Dalam menghadapi situasi bencana, kolaborasi dan sinergi dari seluruh pihak menjadi sangat penting. Agung Sedayu Group terus membangun koordinasi yang erat dengan pemerintah, masyarakat, para pemangku kepentingan, serta seluruh jajaran internal ASG, agar setiap langkah penanganan dapat berjalan secara terpadu,” kata Evelina.
Ia menegaskan, ASG berupaya memastikan dukungan terhadap penanggulangan bencana dapat diberikan secara efektif dan tepat sasaran.
“Kami ingin memastikan bahwa peran Agung Sedayu Group dalam mendukung penanggulangan bencana dapat berlangsung secara efektif, cepat, dan tepat sasaran, sekaligus mampu merespons setiap perkembangan situasi yang terjadi di lapangan,” lanjutnya.
Kolaborasi dengan Yayasan Buddha Tzu Chi menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan distribusi bantuan sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi kondisi kebencanaan.
Masker Didistribusikan Langsung kepada Masyarakat
Director Estate Management Pantai Indah Kapuk Restu Mahesa mengatakan, pembagian 500 ribu masker gratis tersebut merupakan bagian dari semangat ASG untuk Indonesia, yakni gerakan kepedulian sosial dan kemanusiaan melalui kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat.
Menurut Restu, distribusi dilakukan secara langsung agar bantuan dapat segera diterima masyarakat yang membutuhkan.
“Di tengah dampak abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, Agung Sedayu Group bergerak untuk memastikan bantuan masker dapat segera diterima oleh masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap langkah ini dapat membantu melindungi kesehatan saudara-saudara kita sekaligus menjadi bentuk kepedulian nyata Agung Sedayu Group kepada masyarakat di wilayah terdampak,” ujar Restu.
Ia menambahkan, gerakan tersebut juga diharapkan dapat mendorong keterlibatan dunia usaha dalam membangun kesiapsiagaan dan ketangguhan masyarakat menghadapi berbagai kondisi darurat.
“Aksi pembagian masker juga menjadi langkah awal dalam memastikan dukungan dapat disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. ASG akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak dan mengikuti perkembangan situasi untuk menentukan bentuk dukungan berikutnya apabila diperlukan,” pungkasnya.(*)
Tidak ada komentar