
Kota Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam pengelolaan keuangan daerah. Untuk ke-19 kalinya secara berturut-turut, Pemkot Tangerang berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Banten atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Capaian ini sekaligus menjadi bukti konsistensi Pemkot Tangerang dalam menjaga tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, didampingi Sekretaris Daerah Kota Tangerang, H. Herman Suwarman, bersama Ketua DPRD Kota Tangerang di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Banten, Serang, pada Selasa (26/05/2026). Momen bersejarah ini menegaskan komitmen kuat Pemkot Tangerang dalam pengelolaan anggaran negara.
Usai menerima penghargaan, Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya yang mendalam kepada seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Tangerang serta DPRD Kota Tangerang. Ia menekankan pentingnya sinergi dan komitmen bersama dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang bersih dan bertanggung jawab. “Alhamdulillah, raihan Opini WTP ke-19 kali berturut-turut ini merupakan hasil kerja bersama. Ini adalah buah dari komitmen, konsistensi, dan kerja keras seluruh perangkat daerah dalam menghadirkan laporan keuangan yang transparan dan akuntabel,” ujar Sachrudin.

Menurutnya, capaian ini bukan sekadar mempertahankan prestasi tahunan, melainkan bentuk tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat. Hal ini dilakukan untuk memastikan setiap anggaran digunakan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat. “Bagi kami, WTP bukan hanya penghargaan administratif. Lebih dari itu, ini adalah bentuk tanggung jawab dalam mengelola uang rakyat agar benar-benar digunakan untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.
Sachrudin juga menegaskan bahwa raihan ini tidak boleh membuat seluruh jajaran berpuas diri. Sebaliknya, capaian ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat sistem birokrasi yang semakin efektif dan efisien. “WTP ini menjadi standar kerja yang harus terus dijaga. Seluruh rekomendasi dan catatan dari BPK akan segera kami tindak lanjuti sebagai bagian dari upaya penyempurnaan tata kelola pemerintahan ke depan, agar pelayanan publik semakin berkualitas,” tegasnya.

Dengan raihan 19 kali Opini WTP secara berturut-turut, Pemkot Tangerang kembali memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah di Indonesia yang konsisten menerapkan tata kelola keuangan daerah yang profesional, modern, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Prestasi ini menjadi pondasi kuat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Tangerang.(adv)
Tidak ada komentar