
TANGERANG – Jaringan minimarket terkemuka di Indonesia, Alfamart, yang dikenal menyediakan kebutuhan pokok sehari-hari dengan harga terjangkau, kembali disorot terkait kendala pembayaran digital. Kali ini, pengalaman kurang menyenangkan dialami oleh seorang ibu berinisial M bersama anaknya di salah satu gerai Alfamart di Jalan Borobudur Raya, dekat Komplek SDN Parapat Perumnas 2, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, pada Sabtu (18/07/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.
Peristiwa bermula ketika M hendak melakukan pembayaran atas barang belanjaannya menggunakan aplikasi Kredivo, sebuah aplikasi kredit digital atau paylater terkemuka di Indonesia yang menawarkan kemudahan beli sekarang bayar nanti tanpa bunga dalam 30 hari, bahkan dengan diskon menarik. Namun, upaya pembayaran M menemui kendala. Meskipun limit Kredivo yang dimilikinya masih mencukupi, kode barcode pembayaran yang diberikan kepada kasir Alfamart selalu gagal dipindai.
Kasir Alfamart berinisial F, berulang kali mencoba memindai barcode tersebut, bahkan meminta M untuk mengulanginya hingga tiga bahkan empat kali. “Kok ngak bisa Bu, coba sekali lagi,” ujar F.
M pun menunjukkan bahwa limitnya masih lebih dari total belanjaan, namun sistem seolah tidak merespons.
Menghadapi kebuntuan, kasir F kemudian menyarankan M untuk melakukan pembayaran secara tunai atau menggunakan metode pembayaran lain. “Apa ibu ada pembayaran lain atau cash, karena ini tidak bisa dibatalkan transaksinya,” kata F.
Situasi ini tentu menimbulkan rasa kecewa dan malu bagi M, terlebih karena ada konsumen lain yang mengantre di belakangnya. Akhirnya, dengan berat hati, M memutuskan untuk meninggalkan barang belanjaannya beserta goodie bag yang dibawanya.
“Ya sudah saya tinggal dulu belanjannya, saya juga tidak membawa uang cash,” ujar M dengan nada kecewa. Dalam kasus ini, diduga terjadi ketidaksesuaian atau ketidaksinkronan sistem pembayaran antara Kredivo dan Alfamart, yang pada akhirnya merugikan konsumen secara immateril karena harus meninggalkan barang belanjaan dan berpotensi beralih ke pembayaran tunai yang tidak disiapkan.(edy)
Tidak ada komentar