
KABUPATEN TANGERANG – Semangat syiar Islam mewarnai peringatan Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang. Pemerintah Desa Tobat, Kecamatan Balaraja, menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-V Tingkat Desa Tobat Tahun 2026, yang berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu, 31 Oktober–1 November 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Desa Tobat ini menjadi momentum istimewa karena bertepatan dengan peringatan satu abad Desa Tobat. MTQ ke-V juga menjadi salah satu agenda keagamaan yang memperkuat nilai religius, kebersamaan, serta kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
Pembukaan MTQ berlangsung khidmat dan penuh keakraban. Acara dihadiri unsur Muspika Kecamatan Balaraja, Camat, Kapolsek, Danramil, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Balaraja, KH. Abdul Manaf, serta jajaran Pemerintah Desa Tobat.
Turut hadir Sekretaris Desa Nurdin, para kepala seksi dan kepala urusan, ketua RT, ketua RW, jaro, tokoh agama, pimpinan pondok pesantren, ustaz, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta ratusan warga yang antusias memadati lokasi kegiatan.
Libatkan Lebih dari 50 Peserta dari Seluruh Pondok Pesantren
Salah satu keistimewaan MTQ ke-V Desa Tobat tahun ini adalah keterlibatan seluruh pondok pesantren yang berada di wilayah desa tersebut.
Lebih dari 50 peserta dari kalangan anak-anak, remaja, hingga dewasa mengikuti perlombaan. Para peserta berasal dari santri dan pondok pesantren setempat, sehingga kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat hubungan antarlembaga pendidikan Islam.
Rangkaian pembukaan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan lantunan Mars MTQ dan lagu Salitilawah yang menambah kekhidmatan suasana.
Kepala Desa Tobat, Endang Suherman, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT. Saya atas nama Pemerintah Desa Tobat menyampaikan hormat dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Muspika Kecamatan Balaraja, Babinsa, Bhabinkamtibmas, seluruh RT, RW, jaro, perangkat desa, para alim ulama, dan seluruh masyarakat yang hadir,” ujar Endang.
Ia menegaskan bahwa MTQ ke-V merupakan ikhtiar Pemerintah Desa Tobat dalam membangun masyarakat yang religius, sekaligus mendukung visi Kabupaten Tangerang yang Gemilang.
“Antusiasme warga luar biasa. MTQ ke-V ini kami niatkan sebagai ikhtiar membangun Desa Tobat yang religius, sejalan dengan visi Kabupaten Tangerang yang Gemilang. Semoga dari Desa Tobat lahir qari dan qariah terbaik yang bisa mengharumkan nama Kabupaten Tangerang,” tambahnya.
Perwakilan Muspika Kecamatan Balaraja turut mengapresiasi kekompakan masyarakat Desa Tobat dalam menjaga kondusivitas wilayah dan mengembangkan kegiatan keagamaan.
MTQ Jadi Benteng Moral Generasi Muda
Tokoh agama sekaligus pimpinan pondok pesantren Desa Tobat, KH. Ahmad Jaelani, menyampaikan apresiasi kepada Kepala Desa Tobat, Endang Suherman, atas penyelenggaraan MTQ yang melibatkan seluruh pondok pesantren.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an, melainkan juga sarana membangun karakter dan membentengi generasi muda dari pengaruh negatif perkembangan zaman.
“Kami sangat mengapresiasi Kepala Desa Tobat, Bapak H. Endang Suherman. MTQ ke-V ini bukan sekadar lomba, tapi benteng moral bagi anak-anak kita dari pengaruh negatif zaman,” ungkap KH. Ahmad Jaelani.
Ia berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan generasi Qur’ani yang mencintai Al-Qur’an sekaligus memiliki semangat kebangsaan.
“Dengan melibatkan semua pondok pesantren se-Desa Tobat, ini membuktikan Desa Tobat sangat peduli pada pendidikan Al-Qur’an. Semoga melahirkan generasi Qur’ani yang cinta Al-Qur’an dan cinta NKRI,” tuturnya.
KH. Ahmad Jaelani juga menilai pembukaan acara dengan lagu Indonesia Raya yang dilanjutkan Mars MTQ dan Salitilawah menjadi simbol bahwa nilai keislaman dan nasionalisme dapat berjalan beriringan.
Perkuat Gotong Royong dan Gerakkan UMKM Desa
Selain menjadi ajang syiar Islam, MTQ ke-V Desa Tobat turut memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.
Pemerintah Desa Tobat menyediakan stand UMKM secara gratis bagi para pelaku usaha lokal. Berbagai produk kuliner tradisional, kerajinan, dan hasil olahan warga turut meramaikan kegiatan selama dua hari pelaksanaan.
Kehadiran stand UMKM memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk mempromosikan produk sekaligus meningkatkan penjualan di tengah tingginya antusiasme pengunjung.
Seorang tokoh masyarakat Desa Tobat mengapresiasi penyelenggaraan MTQ yang dinilai mampu memadukan kegiatan keagamaan, kebersamaan, dan pemberdayaan ekonomi.
“Sebagai warga, kami bangga. Acara tertib, RT, RW, jaro semua kompak, Babinsa dan Bhabinkamtibmas hadir. Ini yang namanya gotong royong,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa penyediaan stand UMKM memberikan manfaat langsung bagi warga karena masyarakat dapat mengikuti perlombaan sekaligus membeli produk usaha tetangga sendiri.
“Ekonomi jalan, syiar jalan. Kami berharap MTQ ini jadi agenda rutin tahunan dan lebih besar lagi tahun depan. Terima kasih Pak Kades H. Endang Suherman yang telah memfasilitasi,” katanya.
Momentum Membangun Desa Religius dan Berdaya
MTQ ke-V Desa Tobat memiliki makna penting dalam pembangunan desa, mulai dari penguatan nilai religius, pembinaan generasi Qur’ani, hingga mempererat persatuan masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi sarana menjaring bibit unggul qari dan qariah, hafiz dan hafizah yang diharapkan dapat mewakili Desa Tobat pada tingkat Kecamatan Balaraja maupun Kabupaten Tangerang.
Penyelenggaraan MTQ yang dibuka dengan lagu Indonesia Raya juga menegaskan bahwa kecintaan terhadap Al-Qur’an dapat berjalan selaras dengan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kekompakan pemerintah desa, Muspika, TNI-Polri, alim ulama, perangkat desa, dan masyarakat menjadi modal sosial dalam membangun wilayah yang aman, harmonis, dan sejahtera.
Sejalan dengan tema Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang, “Terus Bergerak, Semakin Berdampak”, penyelenggaraan MTQ ke-V diharapkan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, baik dalam bidang keagamaan maupun ekonomi.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pemerintah Desa Tobat di bawah kepemimpinan Endang Suherman menegaskan komitmennya untuk tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga memperkuat akhlak, iman, persatuan, dan kesejahteraan masyarakat.
MTQ ke-V Desa Tobat diharapkan terus menjadi agenda tahunan yang mampu melahirkan generasi Qur’ani, memperkuat kebersamaan warga, serta mengharumkan nama Desa Tobat di tingkat Kecamatan Balaraja dan Kabupaten Tangerang.(daud)
Tidak ada komentar