
KOTA TANGERANG – Setiap pekerjaan pemerintah bukan sekadar mengejar penyelesaian. Sejak perencanaan hingga pelaksanaan, seluruh proses harus sesuai aturan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, saat membuka Sosialisasi Mitigasi Risiko Pekerjaan bagi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), di Ruang Akhlakul Karimah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (17/09/2026).
Maryono mengatakan, mitigasi risiko harus menjadi bagian dari kebiasaan kerja aparatur. Risiko perlu dikenali sejak awal agar potensi persoalan dapat diantisipasi, khususnya dalam setiap tahapan pengadaan barang dan jasa.
“Kita ingin menyamakan pemahaman, memperkuat sistem, dan membangun kesadaran dalam menjalankan tugas. Karena itu, mitigasi risiko penting dalam setiap pekerjaan,” ujar Maryono.
Menurutnya, PPK dan PPTK harus memahami setiap tahapan pekerjaan dari awal hingga selesai, bukan sekadar memastikan pekerjaan terselesaikan atau proses tersahkan.
“Kenali risikonya sejak awal, siapkan langkah pengendaliannya dan lakukan pengawasan secara konsisten,” katanya.
Maryono, juga meminta PPK dan PPTK tidak ragu menjalankan tugas. Pemahaman terhadap aturan dan risiko, menurutnya, justru menjadi bekal untuk bekerja lebih yakin dan profesional.
“Dengan memahami risiko dan langkah pengendaliannya, kita tidak perlu ragu menjalankan pekerjaan. Yang penting, setiap proses dilakukan sesuai ketentuan,” tuturnya.
Ia juga menegaskan, keberanian dalam bekerja harus tetap dibarengi dengan kepatuhan terhadap aturan.
“Yang menjadi PPK dan PPTK harus berani. Selama kita bekerja dengan benar, mengikuti aturan, dan memahami risikonya, Insya Allah kita tidak perlu takut,” tegasnya.
Maryono berharap, sosialisasi ini semakin memperkuat kapasitas PPK dan PPTK agar bekerja lebih cermat dan profesional, sehingga setiap pekerjaan tidak hanya selesai secara administratif, tetapi tepat guna dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Mari budayakan mitigasi risiko sejak perencanaan, agar pekerjaan lebih tepat guna dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (ALK)
Tidak ada komentar