
KOTA TANGERANG – Sebanyak 3.207 lulusan Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) dari 33 program studi diharapkan menjadi kekuatan baru dalam pembangunan melalui ilmu, keahlian, dan gagasan yang dimiliki. Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, mengajak para lulusan mengambil peran dan memberi manfaat sesuai bidang masing-masing.
Pesan tersebut disampaikan Maryono saat memberikan sambutan pada Wisuda ke-19 Program Pascasarjana, Sarjana, dan Diploma UMT di Hall Nusantara, Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD, Tangerang Selatan, Selasa (29/09/2026).
Maryono, turut menyampaikan selamat kepada seluruh wisudawan dan menegaskan bahwa wisuda bukan akhir, melainkan awal untuk membawa ilmu ke tengah masyarakat.
“Selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Setelah ini, perjalanan baru dimulai. Jangan biarkan ilmu berhenti menjadi ijazah. Gunakan untuk menghadapi perubahan, memecahkan persoalan, menciptakan peluang, dan memberi manfaat,” tutur Maryono.
Menurutnya, pembangunan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Setiap lulusan dapat mengambil peran melalui profesi, usaha, penelitian, inovasi, maupun pengabdian kepada masyarakat.
“Ketika ada yang membuka usaha, menghasilkan penelitian, atau melahirkan inovasi, semuanya adalah bagian dari pembangunan. Jika setiap lulusan mengambil peran di bidangnya, manfaatnya tentu akan semakin luas,” katanya.
Maryono, juga mendorong penguatan sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi. Sebagai satu-satunya PTS berakreditasi unggul di Provinsi Banten, UMT telah menjadi salah satu mitra Pemkot Tangerang dalam mendukung pembangunan.
“Sinergi Pemkot Tangerang dan UMT perlu terus diperkuat, khususnya dalam pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kewirausahaan, dan peningkatan kompetensi generasi muda. Kita ingin ilmu dan gagasan dari kampus semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Menutup sambutannya, Maryono berpesan agar para lulusan menjaga integritas dan terus belajar.
“Bawalah nama baik almamater dan gunakan ilmu yang dimiliki untuk mengambil peran. Kemajuan kota bukan hanya dibangun oleh pemerintah, tetapi oleh semua orang yang mau berbuat dan memberikan kontribusi,” pungkasnya. (ALK)
Tidak ada komentar