Bank Sampah Meranti: Solusi Sampah Anorganik Kota Tangerang

waktu baca 2 menit
Selasa, 2 Jun 2026 13:51 21 admin tangerangjasa

Kota Tangerang – Bank Sampah Meranti yang berlokasi di Kelurahan Buaran Indah, Kota Tangerang, terus menunjukkan tren positif dalam mengatasi permasalahan sampah anorganik di lingkungan masyarakat. Sejak didirikan pada tahun 2018, bank sampah ini telah berhasil mengelola sekitar 600 hingga 800 kilogram sampah per minggu, yang berarti mencapai kurang lebih 3 ton sampah setiap bulannya untuk disetorkan ke pengepul dan didata ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang.

Ketua Bank Sampah Meranti, Arman Effendi, mengungkapkan bahwa antusiasme warga untuk berpartisipasi dalam pengelolaan sampah anorganik terus meningkat dari tahun ke tahun. Sampah yang dulunya dianggap tidak berharga, kini telah menjelma menjadi sesuatu yang memiliki nilai ekonomis signifikan bagi masyarakat. “Awalnya masyarakat malu untuk mengambil sampah di jalan. Alhamdulillah, sekarang bahkan jadi rebutan. Dari malam, subuh, hingga siang warga bergerak mengumpulkan sampah. Kami juga memberikan harga beli yang lebih tinggi di atas rata-rata pengepul keliling demi menjaga semangat warga,” ujar Arman Effendi.

Saat ini, Bank Sampah Meranti dikelola oleh empat orang pengurus inti dan telah melayani 107 nasabah aktif yang secara rutin menabung sampah. Selain itu, terdapat pula sekitar 25 hingga 30 nasabah fluktuatif yang tidak melakukan tabungan rutin. Keberadaan bank sampah ini tidak hanya terbatas pada pengumpulan sampah, tetapi juga aktif dalam memberikan edukasi. Bank Sampah Meranti secara rutin mengadakan penyuluhan di tiga sekolah setiap hari Sabtu dan berencana untuk menggelar pelatihan daur ulang langsung bagi para siswa.

“Melalui edukasi ini, kami mengajak warga untuk belajar memproduksi dan mengolah limbah dari tutup botol menjadi barang bernilai jual,” tambah Arman Effendi, menekankan pentingnya inovasi dalam pengelolaan sampah. Apresiasi tinggi terhadap kinerja Bank Sampah Meranti datang dari Ketua RW 02, Kelurahan Buaran Indah, Abdul Mian. Ia menegaskan bahwa kehadiran bank sampah ini sangat meringankan beban pemerintah daerah dalam menanggulangi masalah sampah.

Lebih lanjut, Abdul Mian menambahkan bahwa Bank Sampah Meranti turut memberikan peluang pendapatan bagi warga di lingkungan RW 02 dan RW 03 melalui sistem jemput bola. “Kami dari pengurus RW sangat mendukung penuh. Bank Sampah Meranti tidak hanya membantu menciptakan lingkungan yang bersih dan indah, tetapi juga memberikan penghasilan tambahan bagi warga, baik yang diambil langsung maupun ditabung untuk keperluan mendesak,” tutupnya, menggarisbawahi dampak positif ganda dari inisiatif tersebut.(*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA