Lewat Pengajian Bulanan, Sachrudin Serukan Kesiapsiagaan Bersama

waktu baca 2 menit
Sabtu, 26 Sep 2026 01:50 0 Aries Sundoro

KOTA TANGERANG – Wali Kota Tangerang H. Sachrudin mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi perubahan cuaca dan berbagai potensi bencana di lingkungan sekitar. Menurutnya, kesiapsiagaan harus dibangun sejak dini, bukan setelah bencana terjadi.

Pesan tersebut disampaikan Sachrudin saat menghadiri pengajian bulanan rutin Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang di Masjid Urwatul Wutsqo, Kelurahan Gandasari, Kecamatan Jatiuwung, Jumat (26/09/2026).

Sachrudin mengatakan, setelah menghadapi periode cuaca ekstrem dan kekeringan, masyarakat perlu mulai bersiap menghadapi musim penghujan yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi.

“Beberapa waktu terakhir kita menghadapi cuaca ekstrem, termasuk kekeringan. Menjelang musim penghujan, kita harus kembali meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan berbagai kemungkinan lainnya,” ujar Sachrudin.

Pemkot Tangerang, lanjutnya, terus memperkuat kesiapsiagaan melalui normalisasi sungai dan drainase, penanganan titik rawan, serta berbagai langkah pencegahan. Namun, upaya tersebut membutuhkan kepedulian seluruh masyarakat.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Mari kita jaga lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, memperhatikan kondisi sekitar, dan segera melaporkan jika menemukan potensi yang membahayakan. Jangan menunggu kejadian baru bergerak,” tegasnya.

Sachrudin juga meminta jajaran kewilayahan untuk semakin peka dan responsif terhadap persoalan di masyarakat. Menurutnya, kecepatan merespons dan komunikasi yang baik dapat mencegah persoalan berkembang menjadi lebih besar.

“Kalau ada persoalan di lingkungan, mari kita komunikasikan dan cari jalan keluarnya bersama. Kita harus lebih waspada, lebih cepat merespons, dan saling menjaga,” katanya.

Ia menambahkan, membangun ketangguhan Kota Tangerang bukan hanya soal kesiapan menghadapi bencana, tetapi juga tentang menjaga kerukunan, memperkuat kepedulian, dan membangun kebiasaan saling membantu.

“Karena membangun Kota Tangerang bukan hanya tugas pemerintah. Kota ini milik kita bersama. Kemajuannya kita nikmati bersama, dan tantangannya pun harus kita hadapi bersama,” pungkas Sachrudin. (ALK)

 

 

 

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA