Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal.
WhatsApp Business API merupakan solusi komunikasi resmi dari Meta yang dirancang untuk mendukung operasional bisnis skala menengah hingga besar. Berbeda dengan WhatsApp Business App, API ini tidak bisa digunakan secara bebas tanpa melalui proses verifikasi dan pemenuhan persyaratan administratif tertentu.
Secara umum, bisnis perlu memenuhi beberapa syarat utama berikut untuk dapat menggunakan WhatsApp Business API:
Meta mewajibkan bisnis memiliki akun Facebook Business Manager yang tervalidasi. Pada tahap ini, identitas usaha akan diperiksa secara administratif untuk memastikan keabsahan dan kesesuaian data bisnis.
Biasanya berupa dokumen resmi seperti:
● Akta pendirian atau dokumen usaha
● NIB atau SIUP
● Informasi nama perusahaan yang konsisten dengan data pendaftaran
Website digunakan sebagai bukti eksistensi bisnis. Meta akan mengecek apakah bisnis benar-benar aktif dan relevan dengan aktivitas WhatsApp yang diajukan.
Display name WhatsApp harus sesuai dengan nama bisnis resmi. Ketidaksesuaian nama sering menjadi penyebab penolakan verifikasi.
Di atas kertas, semua ini terlihat sederhana. Namun di praktiknya, tidak sedikit bisnis yang terjebak di proses verifikasi karena beberapa kendala umum, seperti:
● Belum memiliki website
● Legalitas usaha belum lengkap
● Data bisnis tidak konsisten
● Mendaftar melalui jalur yang tidak resmi
Di titik inilah muncul pertanyaan yang sering terdengar di lapangan: “Kalau belum punya legalitas dan website, berarti tidak bisa pakai WhatsApp Business API sama sekali?”
Jawabannya: bisa, tetapi bukan dengan pendekatan nekat atau bypass kebijakan.
Di sinilah WhatsApp Coexistence menjadi pendekatan yang jauh lebih realistis dan terkontrol. WhatsApp Coexistence memungkinkan satu nomor yang sama digunakan secara bersamaan untuk:
● WhatsApp Business App (aplikasi biasa)
● WhatsApp Business API (jalur resmi)
Artinya, bisnis tidak perlu langsung mematikan WhatsApp lama atau melakukan migrasi ekstrem hanya demi masuk ke API.
Perbedaan utama antara WhatsApp API murni dan WhatsApp Coexistence dapat diringkas sebagai berikut:
● Wajib legalitas dan website sejak awal
● Wajib verifikasi Facebook Business Manager
● Nomor tidak bisa lagi dipakai di aplikasi biasa
● Nomor tetap aktif di WhatsApp Business App
● Bisa terhubung ke WhatsApp Business API resmi
● Transisi bertahap tanpa mengganggu operasional
Lebih fleksibel untuk bisnis yang belum rapi secara administratif
Namun penting dicatat, Coexistence bukan jalan pintas untuk menghindari verifikasi selamanya. Dalam banyak kasus di lapangan, Meta tetap dapat meminta:
● Verifikasi Facebook Business Manager
● Upload legalitas usaha
● Website aktif
Terutama jika:
● Volume pesan meningkat tajam
● Aktivitas broadcast terlihat agresif
● Bisnis ingin membuka fitur tertentu (misalnya template approval cepat atau display name)
● Akun mengalami restriction atau pembatasan
● Reputasi nomor menurun
Di titik tersebut, bisnis tetap akan diminta melengkapi legalitas dan website. Karena itu, framing yang tepat bukan: “Coexistence membuat legalitas dan website tidak perlu.” Melainkan: Coexistence memberi ruang waktu dan jalur aman untuk bertransisi. Bukan nekat. Bukan bypass. Tetapi bertahap dan lebih terkendali.
Di Barantum, WhatsApp Coexistence tidak diposisikan sebagai trik instan, tetapi sebagai strategi transisi yang lebih aman, profesional, dan siap diskalakan.
Dengan WhatsApp Coexistence Barantum, bisnis dapat:
● Tetap menggunakan WhatsApp Business App seperti biasa
● Terhubung ke WhatsApp Business API resmi
● Mengelola chat dalam inbox terpusat
● Mengaktifkan broadcast secara terkontrol
● Mengintegrasikan CRM dan workflow
● Menambahkan AI Agent untuk respon otomatis
Semua itu dilakukan tanpa harus mematikan sistem lama atau mengganggu operasional yang sudah berjalan. Yang lebih penting, Barantum tidak mendorong pendekatan “asal lolos API”.
Pendekatannya justru berfokus pada:
● Menyiapkan struktur bisnis secara bertahap
● Membantu kepatuhan terhadap kebijakan Meta
● Mempersiapkan proses verifikasi saat dibutuhkan
● Mengurangi risiko restriction dan pemblokiran
● Menjaga stabilitas komunikasi bisnis jangka panjang
Dengan kata lain, Coexistence di Barantum bukan sekadar soal “bisa pakai API sekarang”, tetapi soal aman, stabil, dan siap tumbuh.
Jadi jika hari ini:
● Anda belum memiliki legalitas
● Anda belum memiliki website
● Tetapi sudah membutuhkan sistem WhatsApp yang lebih profesional
WhatsApp Coexistence Barantum adalah jalan tengah yang lebih rasional dibandingkan:
● Tools blaster ilegal
● API abu-abu
● Pendaftaran asal-asalan yang rawan diblokir
Karena pada akhirnya, masalah utamanya bukan: “bisa atau tidak pakai WhatsApp API tanpa legalitas.” Melainkan: “aman, stabil, dan siap diskalakan atau tidak.”
Jika Anda ingin:
● Tetap menggunakan WhatsApp tanpa gangguan
● Naik level ke sistem API resmi
● Mengurangi risiko akun dibatasi
● Menyiapkan bisnis lebih rapi secara bertahap
Gunakan WhatsApp Coexistence Barantum. Transisi aman. Resmi. Siap untuk pertumbuhan jangka panjang. Jadwalkan demo WhatsApp Coexistence Barantum sekarang.
Artikel ini juga tayang di vritimes