Benyamin Davnie Ungkap Tiga Wilayah Paling Kritis Sampah di Tangsel

waktu baca 2 menit
Rabu, 14 Jan 2026 13:30 6 Redaksi

 

Tangerang Selatan, Tangerangjasa.com –  Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengungkapkan terdapat tiga wilayah yang saat ini menjadi titik paling krusial dalam persoalan penanganan sampah. Di kawasan tersebut, volume dan penumpukan sampah dinilai lebih tinggi dibanding wilayah lainnya.

“Hampir semua kali ya. Ciputat, Ciputat Timur, kemudian Serpong. Kritis timbulan sampahnya banyak di luar. Di bawah itu ya Pamulang, Pondok Aren, Serpong Utara,” kata Benyamin kepada wartawan, Rabu (14/1/2026).

Menurut Benyamin, Pemerintah Kota Tangerang Selatan telah menjalin komunikasi intensif dengan Kementerian Lingkungan Hidup guna mencari solusi atas persoalan tersebut. Salah satu langkah yang akan digencarkan adalah penguatan pengelolaan sampah dari hulu melalui optimalisasi bank sampah dan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Ia mengakui, hingga saat ini belum seluruh TPS3R di Tangsel berfungsi secara optimal. Karena itu, pemerintah daerah berupaya meningkatkan jumlah sekaligus keaktifan fasilitas tersebut di tingkat masyarakat.

“Yang pertama penanganan pengelolaan sampah di tingkat hulu, di tingkat masyarakat. Bank sampahnya, TPS3R-nya dibentuk. Ditargetkan kalau sekarang baru ada 54 bank sampah (TPS3R) dari semua ini. Dan aktifnya hanya 36 (TPS3R), kalau nggak salah itu ditingkatkan lagi nanti,” ujar Benyamin.

Untuk mendukung percepatan tersebut, Benyamin menyebut Kementerian Lingkungan Hidup akan turun langsung memberikan pendampingan. Pendampingan itu mencakup pembentukan bank sampah, pendataan TPS3R, hingga pemetaan titik-titik kritis sampah di setiap wilayah.

“Mereka nanti akan menempatkan di tujuh kecamatan ini sejumlah pegawai dari Kementerian Lingkungan Hidup untuk membantu memfasilitasi pembentukan bank sampah misalnya, mencatat, mendokumentasikan TPS 3R, titik-titik kritis soal sampah di tiap wilayah seperti itu,” jelasnya.

Ia menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen bersama antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Banten untuk membenahi sistem pengelolaan sampah di Tangerang Selatan secara berkelanjutan.

“Ini komitmen dari Pak Menteri Lingkungan Hidup dan tentunya juga arahan dari Pak Gubernur Banten. Kita akan terus membenahi penanganan sampah di Tangerang Selatan dalam skala jangka pendek, jangka menengah, juga jangka panjang seperti ini,” sambungnya.**

(NK)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Arsip

Tentang Kami

Tangerangjasa.com adalah media yang menghadirkan informasi seputar Tangerang dan sekitarnya

LAINNYA