
PANDEGLANG,BANTEN — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Banten menggelar doa bersama di kawasan Carita, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (12/9/2026), sebagai bentuk solidaritas terhadap lima wartawan yang dilaporkan hilang kontak saat hendak melakukan peliputan di kawasan Gunung Anak Krakatau.
Doa bersama tersebut digelar di sekitar posko pencarian. Kegiatan menjadi wujud kepedulian jajaran PWI Banten sekaligus ikhtiar batin agar proses pencarian yang dilakukan tim gabungan segera menemukan titik terang.
PWI Banten hadir dipimpin langsung Ketua PWI Banten Rian Nopandra, didampingi Sekretaris PWI Banten Fahdi Khalid dan Wakil Ketua Bidang Organisasi Teguh Akbar Idham.
Sejumlah pengurus PWI kabupaten/kota di Banten turut hadir, di antaranya Ketua PWI Cilegon Ahmad Fauzi Chan, Ketua PWI Pandeglang Asep Mujahidin, Ketua PWI Lebak RA Sudrajat, Ketua PWI Kabupaten Serang Andrea Nanda Saputra, serta Seksi Wartawan Industri dan Lingkungan PWI Banten David Nababan dan Seksi Wartawan Hukum dan HAM PWI Banten Raden Dede.
Ketua PWI Banten Rian Nopandra atau yang akrab disapa Opan mengatakan, kehadiran jajaran PWI di Carita merupakan bentuk dukungan moral kepada keluarga dan rekan-rekan wartawan yang masih dalam proses pencarian.
“Kami dari PWI Banten bersama jajaran PWI kabupaten/kota hadir sebagai bentuk solidaritas terhadap rekan-rekan wartawan yang masih dalam pencarian. Kami berdoa dan berharap kelimanya segera ditemukan dalam keadaan selamat,” kata Opan.
Menurut Opan, keselamatan wartawan harus menjadi perhatian utama dalam setiap pelaksanaan tugas jurnalistik, terlebih ketika melakukan peliputan di kawasan yang memiliki risiko tinggi.
Ia menegaskan, tugas jurnalistik memang penting untuk memenuhi kebutuhan informasi publik. Namun, keselamatan jurnalis di lapangan tidak boleh diabaikan.
“Berita memang penting, tetapi keselamatan rekan-rekan di lapangan jauh lebih penting. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua agar selalu memperhatikan keselamatan dalam menjalankan tugas jurnalistik,” ujarnya.
Selain mendoakan lima wartawan yang masih dalam pencarian, jajaran PWI Banten juga mendoakan seluruh petugas dan unsur gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian.
PWI berharap seluruh personel yang berada di lapangan diberikan keselamatan, kesehatan, serta kemudahan dalam menjalankan tugas hingga proses pencarian selesai.
“Kita masih memiliki harapan besar. Mari bersama-sama berdoa agar lima rekan wartawan kita segera ditemukan dan seluruh proses pencarian diberikan kelancaran,” pungkas Opan.
Mansyur Suryana, ayahanda M Bagus Khoirunnas, fotografer LKBN Antara yang turut dilaporkan hilang kontak, juga menyampaikan harapannya kepada seluruh insan pers.
Ia meminta dukungan doa dari rekan-rekan wartawan, termasuk keluarga besar PWI Banten, agar putranya bersama empat wartawan lainnya segera ditemukan dalam kondisi selamat.
Dukungan moral dari komunitas pers menjadi bagian penting bagi keluarga yang hingga kini masih menanti kabar mengenai keberadaan kelima wartawan tersebut.
Pada kesempatan yang sama, jajaran pengurus PWI se-Banten juga sempat berbincang dengan Kapolda Banten Irjen Pol Hengki di posko pencarian kawasan Carita.
Kapolda Banten menyampaikan bahwa pada hari kelima operasi pencarian, kekuatan yang dikerahkan tim gabungan terus ditambah.
Menurutnya, sebanyak 14 armada dikerahkan untuk melakukan pencarian di tujuh lokasi dengan melibatkan sekitar 350 personel dari tim gabungan.
Kapolda menegaskan, upaya pencarian terhadap lima wartawan tersebut akan terus dimaksimalkan.
“Kita akan terus memaksimalkan pencarian rekan-rekan wartawan dan mohon doanya agar dilancarkan,” pungkas Kapolda Banten Irjen Pol Hengki.
Operasi pencarian hingga kini masih menjadi perhatian berbagai pihak. PWI Banten bersama jajaran PWI kabupaten/kota di Banten berharap seluruh proses pencarian berjalan lancar dan kelima wartawan dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat serta kembali berkumpul dengan keluarga.(*)
Tidak ada komentar