Nurkholis Siapkan Program Pemilu 2029, Sekolah Negeri Dipondok Betung dan Pondok Karya 

waktu baca 2 menit
Rabu, 25 Mar 2026 07:05 42 Redaksi

KOTA TANGERANG SELATAN – Seorang calon legislatif dari Partai Golkar Nurkholis mengungkapkan refleksi atas keikutsertaannya dalam Pemilu 2024 sekaligus memaparkan rencana pencalonannya kembali pada 2029 mendatang.

Dalam keterangannya, ia menyebut bahwa pada Pemilu 2024 dirinya maju sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan. Namun, hasil yang diperoleh belum sesuai harapan.

“Pada Pemilu 2024 saya ikut mencalonkan diri sebagai calon DPRD Kota Tangerang Selatan Dapil 5 Kecamatan Pondok Aren dari Partai Golkar. Namun hasilnya belum maksimal. Ada beberapa faktor finansial dan tidak ada persiapan karena kebutuhan mendesak calon,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menyoroti dinamika di lapangan terkait pola dukungan masyarakat saat pemilu berlangsung.

“Masyarakat saat ini cenderung tidak melihat program secara jangka panjang. Yang terjadi justru lebih fokus pada momentum hari pencoblosan. Setelah itu, yang menang sering kali hanya memperhatikan tim suksesnya saja,” tambahnya.

Meski demikian, CEO media online Indonesiajurnalis.com yang juga pengurus PWI Kota Tangerang Selatan ini menegaskan tidak akan berhenti untuk terus berjuang. Ia berencana kembali mencalonkan diri pada Pemilu 2029 dengan membawa program yang lebih konkret dan menyentuh kebutuhan masyarakat banyak.

“Insyaallah pada 2029 nanti jika saya kembali maju, saya akan tetap membawa program yang bermanfaat untuk masyarakat luas,” tegasnya.

Salah satu program prioritas yang akan diperjuangkan adalah di bidang pendidikan, khususnya pembangunan sekolah negeri Sekolah Menengah Atas di wilayah Kelurahan Pondok Betung dan Pondok Karya, kecamatan pondok aren kabupaten Tangerang Selatan.

Menurutnya, keberadaan sekolah negeri di dua wilayah tersebut sangat dibutuhkan agar anak-anak dapat mengakses pendidikan lebih dekat dan terjangkau.

“Insyaallah aspirasi masyarakat Warga Pondok Betung dan Pondok Karya yang membutuhkan sekolah negeri di wilayahnya akan kita perjuangkan. Ini penting agar anak-anak tidak perlu sekolah jauh seperti saat ini,” jelasnya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk tetap optimistis dan bersama-sama mengawal program tersebut agar dapat terwujud di masa mendatang.

“Kita tetap semangat. Program ini akan terus kita perjuangkan hingga bisa terealisasi,” pungkasnya.*(Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA