JAKARTA – Di tengah persaingan segmen mobil listrik yang semakin memanas, Polytron, merek lokal yang dikenal dengan produk elektroniknya, justru menunjukkan performa penjualan yang mengejutkan. Data wholesales (distribusi pabrik ke dealer) periode Januari hingga Februari 2026 mencatat Polytron berhasil mengirimkan 140 unit mobil listriknya, sebuah angka yang melampaui beberapa merek Jepang yang telah lebih dulu hadir di pasar otomotif nasional.
Rincian distribusi Polytron terbagi menjadi 82 unit pada Januari dan 58 unit pada Februari. Merek ini hanya menawarkan satu model mobil listrik yang hadir dalam dua varian, yakni G3 dan G3+. Keberhasilan ini menjadi sorotan karena mampu mengungguli distribusi mobil listrik dari pabrikan Jepang. Sebagai perbandingan, Mitsubishi Motors tidak mencatatkan satupun distribusi untuk model L100 dan MiEV pada periode yang sama. Sementara itu, Toyota bZ4X hanya terdistribusi sebanyak 16 unit dalam dua bulan pertama 2026.
Mobil listrik Polytron sendiri merupakan hasil kolaborasi strategis dengan Skyworth K EV. Meski tergolong sebagai pendatang baru di industri otomotif, Polytron berhasil menempatkan dirinya di posisi ke-29 dalam daftar penjualan wholesales keseluruhan pada dua bulan pertama 2026 dengan total 140 unit, menguasai pangsa pasar sebesar 0,1% dari total penjualan 147.631 unit.
Jika dikerucutkan khusus pada segmen mobil listrik, Polytron mengambil pangsa pasar sebesar 0,62%. Total penjualan mobil listrik pada periode Januari-Februari 2026 mencapai 22.508 unit. Keberhasilan Polytron ini semakin menarik jika melihat dominasi pemain lain di pasar mobil listrik.
BYD Atto 1 tampil sebagai bintang utama di bulan Februari 2026, berhasil terdistribusi sebanyak 3.700 unit. Di posisi kedua, pemain baru Jaecoo J5 langsung mencuri perhatian dengan torehan 2.926 unit. Wuling Darion EV melengkapi tiga besar dengan distribusi 1.019 unit.
Munculnya nama-nama seperti Geely EX2 dan EX5, serta Denza D9 di jajaran 10 besar, mengindikasikan bahwa konsumen Indonesia kini memiliki pilihan yang semakin beragam, mulai dari segmen compact SUV hingga MPV luxury. Geely EX2 menduduki posisi keempat dengan 776 unit, diikuti oleh BYD M6 di posisi kelima dengan 523 unit. Denza D9 sendiri berada di posisi kesepuluh dengan 270 unit penjualan.(red)
Tidak ada komentar