Jakarta, Pemerintah kembali menegaskan komitmennya dalam merawat kebinekaan sebagai fondasi utama bangsa. Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menghadiri puncak perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili atau Tahun Kuda Api dalam acara Perayaan Harmoni Imlek Nusantara yang digelar Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (28/02/2026), sebagai simbol hadirnya negara dalam setiap ruang kebudayaan dan keberagaman.
Tiba sekitar pukul 08.00 WIB dengan mengenakan batik, Wapres mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, termasuk Prosesi Pelepasan Lotus dan Yu Sheng Ceremony.
Dalam kesempatan tersebut, Wapres bersama hadirin juga menyimak pesan Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan melalui tayangan video.
“Atas nama pribadi dan atas nama Pemerintah Republik Indonesia, saya mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2577, Tahun Kuda Api. Gong Xi Fa Cai. Tahun Baru Imlek bukan hanya perayaan keagamaan, Imlek adalah momentum kebangsaan, persaudaraan, dan persatuan,” ucap Kepala Negara dalam video yang diunggah kanal youtube Sekretariat Presiden pada Sabtu, (28/02/2026).
Presiden menegaskan bahwa tema Harmoni Imlek Nusantara mencerminkan jati diri Indonesia, bangsa yang besar, bersatu, dan senantiasa bahu-membahu.
“Perayaan ini bukan hanya menampilkan tradisi dan budaya, Perayaan ini menegaskan nilai gotong royong, solidaritas, dan nilai kemanusiaan,” ujarnya.
Perayaan Imlek tahun ini, lanjut Presiden, terasa semakin bermakna karena hadir berdampingan dengan bulan suci Ramadan, menghadirkan gambaran nyata tentang wajah Indonesia yang inklusif dan rukun.
“Imlek hadir berdampingan dengan bulan suci Ramadan umat Islam. Ini adalah wajah asli Indonesia. Berbeda, tapi rukun. Beragam, tapi satu tujuan,” tegasnya.
Senada dengan Presiden, Menteri Agama Nasaruddin Umar juga menyampaikan bahwa Imlek 2577 jatuh di bulan suci Ramadan, bulan yang penuh berkah, ampunan, dan rahmat. Oleh karena itu, ia berharap perayaan ini bisa membawa kedamaian hingga ke pelosok negeri dan menjauhkan bangsa dari segala macam bentuk konflik dan perpecahan.
“Semoga membawa kesehatan jasmani dan rohani, serta kebijaksanaan di dalam mengelola kehidupan bermasyarakat, sehingga puasa kita diterima dan Imlek kita pun penuh dengan berkah,” tambahnya.
Turut hadir dalam acara tersebut antara lain, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin, Ketua Komisi Yudisial Abdul C. Ramadhan, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus H. Yudhoyono, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut B. Pandjaitan, Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia Wang Lutong, serta Putra Kepala Negara Didit Hediprasetyo.*
(Nurkholis)
Tidak ada komentar