BPBD Kota Tangerang Catat Beberapa Ruas Jalan dan Fasilitas Umum yang Digenangi Air

waktu baca 3 menit
Kamis, 22 Jan 2026 16:49 26 Redaksi

Tangerang – Langit Kota Tangerang muram sejak Kamis (22/1/2026) pagi. Hujan lebat yang mengguyur tanpa henti, disertai embusan angin kencang yang cukup mengkhawatirkan, mulai pukul 05.20 WIB, tak pelak mengubah sebagian jalanan menjadi lautan kecil. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mencatat, hingga siang menjelang sore, tepatnya pukul 12.30 WIB, wajah kota ini diselimuti genangan dan banjir yang cukup meresahkan, menyentuh ruas-ruas jalan vital, fasilitas umum yang biasa ramai, hingga menyusup ke permukiman warga.

Di Kecamatan Benda, kepedihan terlihat nyata. Jalan Atang Sanjaya RT 001/RW 06 menjadi titik terdalam, dengan air setinggi 80 sentimeter memaksa warga menelan pil pahit. Tak hanya jalan, fasilitas umum dan rumah-rumah warga pun tak luput dari rendaman. Empat jiwa terpaksa meninggalkan kenyamanan rumah mereka, mencari perlindungan sementara di Pos Damkar Benda. Situasi tak jauh berbeda terjadi di depan Polsek Benda atau kolong jembatan, di mana air setinggi 10 sentimeter menggenang, dan di Jalan Husein Sastranegara, Jurumudi Baru, ketinggian air mencapai 40 sentimeter, menambah daftar panjang wilayah yang tergenang.

Tak mau ketinggalan, Kecamatan Cibodas pun merasakan imbasnya. Di bawah Flyover Taman Cibodas, genangan setinggi 20 sentimeter membuat jalan umum terganggu. Jalan Darmawangsa juga mengalami nasib serupa, dengan ketinggian air sekitar 20 sentimeter, menyulitkan akses bagi warga dan pengguna jalan umum.

Kecamatan Jatiuwung juga tak luput dari kepungan air. BPBD melaporkan adanya genangan di Jalan Padjajaran dan Jalan Caplang dengan ketinggian air sekitar 30 sentimeter. Ironisnya, di Kampung Rawacana RT 003/03, ketinggian air bahkan mencapai 40 sentimeter, melumpuhkan akses jalan umum di sana.

Lalu, aliran air tampaknya tak berhenti merayap. Kecamatan Periuk pun kini diselimuti genangan. Di Jalan Situ Bulakan dan Jalan Mutiara Peluit, air setinggi 30 sentimeter memaksa aktivitas terhenti. Di depan Pasar Regency, genangan setinggi 20 sentimeter juga menambah daftar panjang gangguan lalu lintas jalan.

Sementara itu, di Kecamatan Karang Tengah, warga di Karang Mulya RT 003 dan 004 RW 07 harus berjuang melawan air setinggi 45 sentimeter. Kondisi ini tak hanya merendam jalan, tetapi juga menyusup ke permukiman, membuat sedikitnya 10 kepala keluarga harus merasakan ketidaknyamanan di rumah mereka sendiri.

BPBD Kota Tangerang menjelaskan bahwa penyebab utama dari bencana genangan dan banjir ini adalah intensitas hujan yang sangat tinggi dengan durasi yang cukup panjang, yang tidak hanya melanda Kota Tangerang tetapi juga merata di sebagian besar wilayah Jabodetabek.

Menghadapi situasi darurat ini, BPBD Kota Tangerang bergerak cepat. Tim siaga, relawan, dan petugas tak kenal lelah melakukan monitoring langsung ke lapangan, berkoordinasi erat dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, dan sigap merespon panggilan darurat melalui layanan 112. Upaya penyedotan genangan di fasilitas umum, penyiagaan personel dan perahu karet, serta bantuan mobilisasi warga menjadi prioritas utama. Tak lupa, kesiapsiagaan untuk menangani pohon tumbang yang berpotensi membahayakan juga terus dilakukan.

Tim gabungan yang berjuang di lapangan melibatkan personel BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tangerang, OPD terkait, aparat kewilayahan, serta dukungan penuh dari para relawan dan masyarakat setempat. Semangat gotong royong terasa begitu kental dalam menghadapi cobaan ini.

Dalam laporan situasi terbarunya, BPBD Kota Tangerang mengindikasikan bahwa pantauan Tinggi Muka Air (TMA) melalui CCTV menunjukkan bahwa debit air di kali dan sungai terus mengalami kenaikan signifikan. Potensi hujan sedang hingga lebat masih membayangi wilayah Kota Tangerang dan sekitarnya hingga malam hari.

BMKG sendiri telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan lebat hingga sangat lebat dengan status siaga, yang mencakup wilayah Kota Tangerang. Ini menjadi pengingat bahwa kewaspadaan harus tetap dijaga.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk senantiasa waspada, memantau perkembangan cuaca terkini, dan tidak ragu menghubungi layanan darurat melalui Emergency Call Center 112 atau Hotline BPBD Kota Tangerang di nomor 021-5582144 apabila membutuhkan bantuan segera. Bersama, kita hadapi situasi ini.(edy)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Arsip

Tentang Kami

Tangerangjasa.com adalah media yang menghadirkan informasi seputar Tangerang dan sekitarnya

LAINNYA