Tumbuh 37% YoY, Angkutan Limbah B3 KAI Logistik Tembus 14.256 Ton

waktu baca 3 menit
Kamis, 15 Jan 2026 07:26 3 admin tangerangjasa

PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) mencatatkan kinerja positif pada layanan angkutan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Hingga Desember 2025, volume angkutan limbah B3 tercatat tumbuh sebesar 37%, dari 10.386 ton pada tahun 2024 menjadi 14.256 ton pada tahun 2025. Capaian tersebut mencerminkan tren pertumbuhan yang berkelanjutan, sekaligus telah melampaui 66% dari target tahunan yang ditetapkan perusahaan.

Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik, Aniek Dwi
Deviyanti, menyampaikan bahwa pertumbuhan tersebut menunjukkan tingginya
kepercayaan pelanggan terhadap kapabilitas KAI Logistik dalam menyediakan
layanan angkutan limbah B3 yang andal dan sesuai regulasi. Menurutnya,
pengelolaan limbah B3 merupakan tantangan tersendiri yang menuntut sistem
logistik yang aman, terintegrasi, dan patuh terhadap ketentuan yang berlaku.

“Angkutan limbah B3 memiliki risiko tinggi terhadap
kesehatan dan lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Karena itu,
pemilihan moda dan layanan angkutan menjadi elemen penting dalam memastikan
pengelolaan limbah yang aman dan bertanggung jawab dan selaras dengan komitmen
keberlanjutan. Seluruh
pengangkutan B3 oleh KAI Logistik dilakukan berdasarkan surat Rekomendasi
Pengangkutan B3 melalui Kereta Api, yang memastikan bahwa jalur, titik muat,
dan bongkar di wilayah Pulau Jawa telah memenuhi standar teknis dan
administratif sesuai regulasi lingkungan dan perkeretaapian,” ujar Aniek.

Aniek menjelaskan, moda kereta api
memiliki keunggulan dibandingkan moda transportasi lainnya, terutama dari sisi
keselamatan dan pengendalian risiko. Jalur khusus kereta membuat potensi
kecelakaan maupun pencemaran dapat diminimalkan. Selain itu, KAI Logistik telah
mengantongi izin resmi untuk seluruh jenis konten limbah B3 yang diangkut,
sehingga memberikan kepastian kepatuhan regulasi serta rasa aman bagi pelanggan
industri. Lebih lanjut, penerapan standar operasional yang ketat di antaranya
pengawalan petugas tersertifikasi dan pemeriksaan berkala di 4 check point
meningkatkan aspek keamanan dan keselamatan pengiriman. 

Aniek menegaskan bahwa pertumbuhan
angkutan limbah B3 ini juga menjadi wujud kontribusi nyata KAI Logistik dalam
mendukung agenda green logistics nasional. “Selain lebih efisien dan
aman, penggunaan kereta api turut membantu menekan emisi karbon. Hal ini
sejalan dengan komitmen kami dalam menghadirkan solusi logistik terintegrasi
yang tidak hanya memenuhi kebutuhan industri, tetapi juga mendukung
keberlanjutan lingkungan,” tambahnya.

Layanan angkutan limbah B3 merupakan
layanan strategis KAI Logistik yang telah dikembangkan sejak 2018. Dalam
pelaksanaannya, perusahaan telah memperoleh rekomendasi dari Kementerian
Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan
Sampah, Limbah, dan Bahan Berbahaya Beracun untuk pengangkutan limbah B3
menggunakan moda kereta api. Saat ini, layanan tersebut melayani rute Kalimas –
Nambo sebagai bagian dari upaya mendukung pengelolaan limbah industri yang aman
dan terintegrasi.

Ke depan, KAI Logistik berupaya mengembangkan layanan
melalui berbagai langkah inovasi guna meningkatkan fleksibilitas dan efisiensi
operasional, antara lain melalui pengembangan pada terminal Kalimas dan Nambo
di mana ke depannya dapat melakukan aktivitas baik bongkar maupun muat di
masing-masing terminal. Selain itu, perusahaan juga membuka peluang
pengembangan titik layanan baru untuk memperluas jangkauan layanan sekaligus
memperkuat posisi KAI Logistik sebagai penyedia jasa logistik limbah B3 yang terpercaya,
berizin lengkap, dan berorientasi pada keberlanjutan.

Artikel ini juga tayang di vritimes

admin tangerangjasa

Arsip

Tentang Kami

Tangerangjasa.com adalah media yang menghadirkan informasi seputar Tangerang dan sekitarnya

LAINNYA